Gerakan Pemberantasan Buta Huruf al-Qur'an (GPBHQ) telah berjalan dengan baik dan semakin semarak diseluruh pelososk Nusantara. ini merupakan cerminan keinginan juga kebutuhan yang kuat dari masyarakat terhadap pendidikan Agama sejak dini untuk putra-putrinya, khususnya dibidang kemampuan baca tulis al-Qur'an. hal ini ditambah lagi dengan munculnya berbagai metodologi pengajaran baca tulis al-Qur'an yang mudah dan sederhana
sebagai upaya lebih mengembangan program kegiatan dari Jam'iyyatul Qurro' Wal Huffadh, serta tuntutan dan dorongan dari berbagai pihak termasuk Ulama' dan lembaga-lembaga lainnya. agar organisasi ini mengambil peran aktif yang nyata terhadap Pemberantasan Buta Huruf al-Qur'an, maka diupayakan proram riil ini mengarah pada terlaksananya tujuan yang mulia ini. karena selama ini dilapangan belum menunjukkan hasil yang maksimal (optimal) dan sesuai dengan standar yang kita harapkan. Hal ini disebabkan oleh kurang fungsinya sistem pendidikan al-Qur'an belum memenuhi standart. terutama masalah pembinaan guru, koordinasi dan lemahnya sistem kelembagaan.
bepijak dari Hasil MUSWIL (Musyawarah Wilayah) VI jam'iyyatul Qurro' Wal Huffadh Jawa Timur pada tanggal 26-27 April 1998 di PP. "NURUL AMIN" Jampes Kediri, tentang perlunya mengadakan pembinaan dan pengembangan Pendidikan al-Qur'an pada Usia DIni (TPQ) beserta tingkatanya.
sebagai realisasi maka karya kecil yang mengembirakan bagi wahana pendidikan usia dini yaitu "TARTIILA". sekian
sebagai upaya lebih mengembangan program kegiatan dari Jam'iyyatul Qurro' Wal Huffadh, serta tuntutan dan dorongan dari berbagai pihak termasuk Ulama' dan lembaga-lembaga lainnya. agar organisasi ini mengambil peran aktif yang nyata terhadap Pemberantasan Buta Huruf al-Qur'an, maka diupayakan proram riil ini mengarah pada terlaksananya tujuan yang mulia ini. karena selama ini dilapangan belum menunjukkan hasil yang maksimal (optimal) dan sesuai dengan standar yang kita harapkan. Hal ini disebabkan oleh kurang fungsinya sistem pendidikan al-Qur'an belum memenuhi standart. terutama masalah pembinaan guru, koordinasi dan lemahnya sistem kelembagaan.
bepijak dari Hasil MUSWIL (Musyawarah Wilayah) VI jam'iyyatul Qurro' Wal Huffadh Jawa Timur pada tanggal 26-27 April 1998 di PP. "NURUL AMIN" Jampes Kediri, tentang perlunya mengadakan pembinaan dan pengembangan Pendidikan al-Qur'an pada Usia DIni (TPQ) beserta tingkatanya.
sebagai realisasi maka karya kecil yang mengembirakan bagi wahana pendidikan usia dini yaitu "TARTIILA". sekian
»» read more
